Annisa Masuk RS Roemani

Jumat malam 17 Oktober 2008 anak anak dan istri menginap di eyang karena malam itu saya berangkat tugas ke Purbalingga, namun pagi harinya Sabtu saya di telepon istri bahwa Annisa muntah muntah dan siangnya dibawa ke dokter.  Ahad pagi saya baru sampai kembali di Semarang dan ternyata Annisa sekarang malah mencret, keadaan kadang membaik kadang memburuk, namun akhirnya selasa 21 Okt 2008 diputuskan untuk memeriksakan kondisi di RS Roemani, dan akhirnya diputuskan untuk rawat inap.

Setelah diambil sample darah dan feses akhirnya hari Rabu sudah diketahui bahwa diare yang diderita juga mengakibatkan positif tipus dikarenakan Annisa memang susah jika disuruh makan, (dia masih ASI eklusif).

Beberapa terapi yang sempat jadi bahan masukan adalah :
untuk menurunkan panas : sari labu putih; atau juga daun alang alang
untuk perut kembung : dioles minyak but but
untuk energi dan ketahanan : sari korma dan madu
untuk tipus : ada saran extract cacing, namun saya masih belum ambil langkah ini karena hukum cacing yang membolehkan adalah ketika tidak jijik, padahal istri kalo pegang jijik… yaa mungkin ini altern terakhir jika keadaan annisa belum membaik (darurot)

Yaa Alloh.. sembuhkanlah sakit anakku dan kaum muslimin yang sedang sakit, berilah kesabaran pada keluarga mereka, karena hanya Engkaulah yang bisa menyembuhkan sakit hamba Mu.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes

Comments

  1. Alhamdulillah mbak Annisa dah sembuh… waktu dhe raihan tengok d rumani mb nisa msh rewel tp kok lahap ya maem roti tawarnya..
    oia, koreksi nie.. klo buat nisa yang hmpir 2 tahun bukan ASI eklusif lg.. coz eklusif cuma 6bln aja tanpa maem apapun, ya kan mb nissa dah lahap maem roti tawar waktu ammah za tengok.
    Barokallohi fiyk.. salam buat ummina syaif.