Fast Track to Linux dengan BlankOn

Linux semakin dilirik kalangan bisnis di Indonesia, hal ini terbukti dengan adanya acara Fast Track to Linux yang diadakan oleh PNM di BallRoom Hotel Alam Indah, Gombel Semarang pada 21-22 November 2007. Hari pertama diisi materi pengenalan Linux dan Instalasinya, pada kesempatan itu dipandu oleh Bapak Wawan, salah seorang staff dosen Amikom Yogyakarta. Materi hari kedua adalah Jaringan, sharing file dan sharing printer yang di pandu oleh Ainul Hakim.

Pada hari pertama diperkenalkan distro Slackware, Ubuntu dan DreamLinux, para pesertadipandulangkah demi langkah menginstall 3 distro tersebut. Pada sela sela break saya berbincang dengan panitia dan bapak Wawan tentang jalannya acara, dari hasil review singkat yang ada kemudian diputuskan untuk hari kedua jika ada sisa waktu diperkenalkan BlankOn sebagai solusi distro siap pakai dan juga karena turunan ubuntu serta proses instalasi yang relatiflebih cepat dibanding instalasi ubuntu livecd. Hari itu juga dipesanlah 40 CD BlankOn ke warnet Exsanet.

Keesokan harinya materi dimulai dengan tanya jawab dulu tentang apa kebutuhan dari para peserta, akhirnya berhasil di simpulkan bahwa para peserta (yang kebanyakan dari BPR dan Koperasi_ membutuhkan solusi kebutuhan pengetikan perkantoran, berbagi dokumen dan printer dan menjalankan aplikasi yang selama ini mereka pakai untuk bekerja (running on win32 or dos platform). Kemudian kami mulai acara dengan bagaimana mengeset IP address pada linuxbox mereka, yang kemudian dilanjut dengan demo samba server untuk berbagi dokumen dan printer, sedang disisi peserta menjalankan samba client untuk mengambil dokumen di laptop saya, dan mencetak ke printer yang terhubung di laptop. Antusiasme peserta sangat terlihat pada sesi ini, terbukti mereka satu persatu berhasil mendeteksi printer yang saya share dan mencetak dari komputer mereka masing masing.

Kemudian barulah mereka mencoba satu persatu mengkonfigurasi samba server dengan konfigurasi sederhana yang ada di blog ini. Dan waktu masih tersisa, maka mulailah sesi pengenalan BlankOn dimulai, mulai dari pengenalan BlankOn, apa kelebihan BlankOn sampai tahap instalasi yang membutuhkan waktu lumayan.

Tugas saya akhirnya berakhir pada pukul 14.00 dan digantikan sesi pembicara berikutnya yaitu demo crossover versi demo untuk menjalankan aplikasi PNM yang mereka punyai. Karena BlankOn belum terinstall default wine dan dosemu maka acara tersebut dimulai dengan demo memasang CrossOver ke linuxbox mereka.

Dari acara tersebut ada masukan untuk BlankOn dari saya kedepan, yaitu diikutkannya samba server, wine dan dosemu kedalam paket distri BlankOn 3 kedepan…

ada susulan video liputannya

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes

Comments