Membuat Router pada Warnet dengan IPCOP

Membuat Router pada Warnet dengan IPCOP

 

Sebuah warnet router / server gateway mutlak dibutuhkan untuk membagi koneksi internet pada sebuah client. Pada kesempatan ini kita akan membahas langkah – langkah membuat router warnet dengan sebuah distro yang didesign khusus untuk server gateway sekaligus sebagai firewall yaitu IPCOP. IPCOP ini bisa didapatkan dan diunduh dari situs resminya http://ipcop.org. Kemampuan standar dari IPCOP sudah lebih dari cukup untuk sebuah warnet, yaitu gateway, firewall, traffic shaping, monitor trafik dan server proxy. IPCOP pun sangat mudah dalam penginstalannya. Siapkan sebuah komputer dengan spesifikasi minimal Pentium II Ram minimal 32Mb (no-proxy) atau minimal 128Mb (proxy enable) dengan hardisk minimal 500Mb (no-proxy) atau minimal 10Gb (proxy) dengan dilengkapi 2 kartu jaringan (NIC). Dan khusus untuk instalasi dibutuhkan perangkat CDROM drive. Sebelum melakukan instalasi buatlah design untuk jaringan pada warnet, Internet >> eth1 >> router << eth0 << switch untuk jaringan lokal << pc client-client.

  • eth0 pada ipcop dikenal sebagai green interface, yaitu kartu jaringan yang akan terkoneksi dengan jaringan lokal warnet, misal jaringan kita 192.168.0.0/24 dengan ip gateway (eth0) 192.168.0.1.
  • eth1 dikenal sebagai red interface, yaitu kartu jaringan yang terkoneksi dengan radio/modem atau jaringan yang akan terkoneksi langsung ke internet. misal 111.222.112.130 gateway atas kita 111.222.112.129 dan netmask 255.255.255.248.

 

Instalasi :

  • Unduh iso IPCOP terbaru di http://ipcop.org dan kemudian bakar dalam piringan cakram (cdrom)

Masukkan CD IPCOP kedalam pengendali piringan cakram (CDROM Drive) dan lakukan booting awal dari cdrom.

 

 

 

Pilih bahasa yang akan digunakan

 

 

Mendeteksi media, pilih cdrom

 

 

 

mempersiapkan partisim klik ok

 

 

 

 

 

proses instalasi

 

 

pertanyaan untuk mengembalikan konfigurasi backup (jika sebelumnya kita sudah pernah melakukan konfigurasi) untuk instalasi awal ini pilih ‘skip’

 

 

 

 

 

 

mendeteksi kartu jaringan, pilih “probe” untuk mendeteksi otomatis.

 

 

 

 

Mengkonfigurasi IP untuk jaringan lokal

 

 

 

 

 

Sampai langkah ini kita sudah berhasil menginstal IPCOP.

 

 

 

 

 

silahkan buat nama untuk komputer server kita ini, misal kita beri nama “gtwsehat”

 

 

 

 

Karena kita tidak terhubung dengan ISDN maka pilih ‘disable’

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada tahap ini kita harus mengkonfigurasi bentuk jaringan kita. Contoh diatas berarti jaringan kita terhubung melalui 2 kartu jaringan, sehingga pilih “GREEN + RED”

 

 

 

 

 

 

 

Sampai langkah ini pilih Drivers and card assigments untuk mendeteksi kartu jaringan eth1 (red interface). dan lakukan seperti pada langkah no 8 dan 9 dengan perbedaan jika no 9 diisi IP untuk jaringan lokal, sedangkan untuk red interface ini kita isi dengan IP untuk jaringan Internet yang diberikan oleh ISP kepada kita.

 

 

 

 

 

Langkah berikutnya mengkonfigurasi DHCP server, jika ingin mengakstifkan centang kotak ‘enable’ dan isi, namun jika untuk sementara tidak ingin mengaktifkannya maka buang centang pada kotak enable dan pilih ‘OK’

 

 

 

 

 

isi password root untuk kunci jika kita nanti akan mengkonfig pada saat didalam konsole

 

 

 

 

 

isi password admin untuk kunci pada saat kita meremote server dari webbase, sebaiknya password dibedakan antara admin dan root.

 

 

 

 

Nah selesai sudah instalasi kita. Klik OK dan restart komputer kita. Jangan lupa untuk mengeluarkan cd IPCOP dari cdrom dan lakukan booting dari hardisk kita.

 

 

 

Tampilan pertama saat kita booting server gateway kita.

 

 

 

 

 

 

 

tampilan konsole

 

 

 

 

 

tampilan login server ‘gtwsehat’. Ketik ‘root’ untuk login dan masukkan password root.

 

tampilan jika kita berhasil login sebagai root.

 

 

jika kita akan mengkonfig ulang server kita maka ketik ‘setup’ maka akan muncul jendela konfigurasi seperti dibawah ini

 

Dari jendela ini kita bisa melakukan perubahan pada server kita dari konsole.

 

 

 

 

 

  • Langkah berikutnya adalah mencoba test koneksi dengan melakukan ping ke salah satu client, misal :#ping 192.168.0.2. jika ada reply berarti server sudah terkoneksi dengan jaringan lokal.
  • Kemudian test ping ke internet seperti langkah no 25.
  • Uji koneksi dari client dengan konfigurasi client sebagai berikut :IP : 192.168.0.2

Gateway : 192.168.0.1

Netmask : 255.255.255.0

DNS : 192.168.0.1

Jika dengan konfigurasi diatas anda bisa terkoneksi dengan internet maka anda telah berhasil menginstall router server.

Langkah berikutnya adalah melakukan explorasi fasilitas IPCOP seperti proxy server, monitor lalulintas jaringan, DHCP, Firewall dll yang insyaAlloh akan kami sajikan pada tulisan ke 2.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes

Comments