Comments

  1. Niat usaha halal jangan sampai ternodai dengan menggunakan produk bajakan yang dapat di kategorikan produk “haram”. Usaha halal dengan menggunakan produk halal (beli windows ori bagi yang mampu atau pake OS berlisensi GPL bagi yang memiliki banyak pertimbangan untuk menggunakan produk microsoft) Insya Allah membawa berkah, amin.

    Ulasannya mantap abis om Ainul, klo boleh minta izin buat add artikelnya di AWALI.org

  2. Nah Itu kan beberapa orang yang menggunakan ayat2 untuk HAKI,…. ga baca ayat yang lain……
    Soalnya banyak sekali ayat dan hadist yang menerangkan klo Ilmu dan Pengetahuan itu ga boleh di perjual-belikan. SO Pake bajakan juga belum tentu haram. Karena Kata Hak (banyak artinya lho).
    Anggap Aja Bill Gates Pinter, Lalu ada orang yang mau pake osnya, tapi karena bil jualnya mahal (di islam tingkat keuntungan dalam perdangangan juga diatur lho) jadi orng tsb ga mampu beli malah membajak. nah apakah tindakan itu haram. atau bill jualnya terlalu mahal…..
    Jadi Kategori halam dalam OS ini masih belum bisa dikategorikan benar-benar haram. karena statusnya bukan makanan dan tindakan yang mencuri…….. (bhs idealnya kan mencopy…. menggunakan…. memanfaatkan) nah hal tersebut klo di islam malah dapat Pahala……
    sudah pasti dah HAKI di Indonesiapun saya rasa ga akan menolak dng statement itu. masak orang indonesia malah ga setuju klo misalnya Bil membolehkan produknya diperbanyak…. digunakan….diamalkan…dibuat kerja…Andai Bill Islam pasti udah berbuat begitu…. benar kan.
    Sayang dia Masih belum Islam maka terjadilah begitu. Ada hak paten lah…. ada Royalti lah….. macam-macam dan itu semua yang memulai juga bukan orang Islam jadi ga kaget… deh….Islam is Free. Jika kamu suka jalani jika ga suka jangan menjerat….
    salam

  3. bagi ingin yang mengkopi silahkan.
    khusus mas Indra saya ingin menanggapi :
    betul sekali ilmu itu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan, dan lebih lebih yang di bagi. Namun ini sudah berbeda, yaitu seseorang membuat sebuah produk (maaf bulan ilmu) misalnya OS, buku dan lain lain. Nah yang mereka jual adalah produk jadinya dengan perjanjian tertentu, itu memang menjadi hak orang yang membuat tersebut, jika orang tersebut tidak memperbolehkan maka yaa tidak boleh. Masalah mahal dan tidak dalam jual beli, syarat sahnya adalah sama sama ridho, dan sesuai akad, jika tidak ridho dengan harga yang ditawarkan maka orang yang beli berhak untuk tidak membeli dan tentunya juga tidak memakai produk tersebut secara curang, karena dia tidak mempunyai hak disitu. Masalah pengambilan keuntungan yang dibatasi adalah pada produk bahan pokok makanan… (untuk lebih jelasnya silahkan belajar kitab Al Buyu (Kitab Jual Beli) tentunya dengan panduan ulama / ustadz).

    Untuk masalah fatwa silahkan ditanyakan kepada para Ulama yang berkompeten, dan jika memang kondisinya seperti apa yang mas Indra katakan…(belum tentu haram dan belum tentu halal kan ?) maka didalam Islam artinya adalah Subhat, dan Subhat itu sendiri harus dihindari, apalagi ada yang memang jelas jelas Produk Halal

    Allahu`alam

  4. Pake bajakan melanggar eula pake win genuine melanggar syariat karena secara tidak langsung membantu antek antek yahudi.

    Gimana dengan hasil tambang kita yang mereka rampok apakah mereka juga memikirkan hal itu ?

  5. Diantara kita memang ada yang terpaksa untuk menggunakan produk bajakan, contohnya Mahasiswa Teknik Informatika yang di materi kuliahnya ada pelajaran Visual Basic yang berjalan pada Sistem Operasi Windows, yang mau tidak mau harus mempelajarinya padahal tidak punya cukup uang untuk membeli yang original dan kalau tidak pakai bajakan mana bisa kuliah, apalagi kantong mahasiswa yang terkenal kering, bahkan untuk buku saja lebih memilih untuk fotokopi.

  6. Assalamalaikum

    Permisi, ijin ikutan komen.
    @indra, sandy dlsb …. kembalikan kepada diri kalian sendiri. Q ini sarjana hukum, jadi taulah trik org utk membela diri. Berkacalah pada diri kalian dan org di sekeliling kalian. Aq dak ngomong Bill Gates, tapi seabrek pegawai M$ di seluruh dunia termasuk di Cina atau negara di benua Asia dan Timteng lainnya (termasuk Indonesia). Kalian tau dak gaji mereka gak sebesar keuntungan Bill Gates, bahkan utk makan sehari2 gak cukup. Ndak usah ngomong kantong tipis, setipis2nya kantong kalian msh bisa utang di warung.
    Ingat saat M$ bangkrut krn XBOX dan Vista mereka seenaknya aja memecat karyawan, menutup divisi dan tindakan kejam lainnya. Sadar ndak kalian, kalau tindakan kalian yg sepertinya gak berpengaruh pd Bill Gates, tapi “JELAS BERPENGARUH BAGI ORANG YANG GAK SEPENTING BILL GATES!!!!”
    Kalo udah kalian renungi dan kalian pahami, baru kalian blh ngomong soal halal dan haram, soal kemanusiaan dan kemiskinan. Mungkin nasib orang lain gak sepenting nasib kalian, yg jd “MAIN CHARACTER” di dunia konyol ini.
    Kalo blm paham mendingan diam dan lakukan saja apa yang kalian sukai, semoga Allah akan memberikan balasan yg setimpal utk “kemurahan hati kalian”. Sepertinya menurut kalian nasib orang lain gak sepenting nasib kalian, yg jd “MAIN CHARACTER” di dunia konyol ini.

    Walaikumsalam

  7. @sandy : mahasiswa kan kritis mas, ngomong aja ama dosennya, pak pakai yg uptodate dong macam java perl python php dll sehingga multiplatform, jangan terjebak dengan ketergantungan sistem operasi…
    coba bilang gitu mas 😀

  8. wah.terimakasih artikelnya mas novan,sangat mntmaebu terutama tentang profile tweaking..yang saya tangkep kalo kita memang menarik dengan berbagai interest kita bisa bikin profil facebook kita menggambarkan menariknya diri kita.bener ngga?sori ya kalo salah :pyang mau saya tanya,apa jumlah friend itu penting?saya biasanya cuma ngeadd orang2 yang kenal dan temenan..kalo memang cuma sebatas kenal saya biarin mereka yang ngeadd.makanya jumlah friends saya di FB ngga banyak2 amat