Interferensi Power Plan pada GI

Menyisipi cerita Tawang-Gambir, …

Akhirnya pukul 8:30 aku dijemput oleh temen di depan stasiun JatiNegara, dan langsung tancap gas ke arah tol cikampek dan dilanjut ke tol cipularang dan tujuan terakhir adalah GI di Jatiluhur Purwakarta.  Baru saja roda mobil menginjak Tol hujan mulai turun… subhanallah hujan begitu lebatnya sampai jarak pandang depan mobil hanya sekitar 10 meter, terpaksa jalan mobil kudu pelan pelan, ditengah perjalanan kami mampir di peristirahatan dan pom bensin dan keluar pintu tol di purwakarta sempat terhenti oleh operasi polisi.

Misi kali ini adalah memperbaiki / troubleshooting radio yang bulan Juli 2006 dulu aku pasang disana. Keluhannya adalah Radio AccessPoint sering hang dan solusi selama ini adalah dengan merestart AP tersebut.

Dengan kasus tersebut maka muncullah analisa permasalahan yaitu adanya pengaruh Interferensi Induksi Tinggi dari PowerPlan yang ada pada GI tersebut, yang mengakibatkan Radio AP menjadi turun performa dan menjadi hang.

Solusi yang saya tawarkan waktu itu adalah menjauhkan tower antenna wifi dari PowerPlan, membuat shield semacam sangkar faraday, dan pembuatan grounding antenna yang baik serta penggantian kabel UTP menjadi kabel STP.  Namun sayangnya cuman pembuatan ground dan shield yang disetujui ditambah penggantian Radio AP baru.

Sampai di GI sekitar pukul 10.15, setelah cek lokasi, Hasan saya tinggal di GI untuk mencopot Box AP dan saya belanja peralatan yang dibutuhkan seperti Aluminium Foil, Besi Lempeng Tembaga untuk Grounding dan kabel grounding, sedangkan radio sudah saya persiapkan dari Semarang (hampir saja ketinggalan tuh radio…:-))

Pencarian bahan bahan tadi ternyata menghantarkan saya ke pusat kota Purwakarta, tepatnya di jalan Sudirman kebutuhan bahan bahan tadi bisa saya dapat disana.  Ditengah perjalanan pulang balik ke GI kami mampir ke RM Padang untuk membeli makan siang.  Akhirnya tiba di GI pukul 12:15 dan kami makan bersama dahulu selanjutnya sebelum starting Sholat Dhuhur-Ashar Jama Qoshor.

Pekerjaan TroubleShooting memang lebih melelahkan daripada develop dari awal.  Alhamdulillah pekerjaan fisik selesai pukul 16:30 setelah perjuangan berat hasan dalam menaikkan box 🙂 (tx san..) dan dilanjut setting radio dari dalam GI dan selesai tepat pukul 17:00…… fuih  Alhamdulillaah 🙂

Setelah di cek ama yang berkepentingan akhirnya pekerjaan dinyatakan finish dengan hasil yang memuaskan (kenaikan signal 100% dari develop awal…). Ternyata memang Shield dan Grounding banyak membantu dalam penguatan signal sebuah Radio AccessPoint.   Just fyi link radio ini untuk implementasi SCADA (Supervisory Control and Aquisition Data) jarak jauh yang selama ini mereka hanya menggunakan media kabel fisik.  Project yang aku tangani inilah pilot project mereka.

Karena waktu maghrib dah tiba akhirnya sebelum berangkat pulang ke Jkt kami sholat Jama Qoshor Maghrib-Isya di GI.  Alhamdulillah tiba kembali di depan Stasiun JatiNegara pukul 20:15, aku langsung menuju peron,… dan naik Ojek ke Gambir… (ceritanya di  Tawang-Gambir )

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes

Comments

  1. lam kenal dari sekian banyak artikel tentang sangkar faradaynya,aku malah sangat memperhatikan gambar gif dikanan pojok bawah.heee…sekarang udah rusak ya umat