Mohon Maaf

Sedih sebenarnya…
tapi bagaimana lagi…
keputusan rapat akhirnya memilih ini…
sebuah pilihan yang selama ini berusaha saya hindari
pilihan yang hanya menguntungkan bangsa penjajah…
Pilihan karena ‘ketakutan’ yang tidak mendasar…
memang ditilik dari segi bisnis mungkin menguntungkan…
tapi itu juga masih mungkin…
Karena pilihan existing selama ini juga telah dirasakan keuntungannya…

Sekali lagi… saya pribadi mohon maaf
kepada rekan rekan pejuang opensource…
kepada orang orang yang selama ini share kepada saya
tentang apa itu opensource…
bagaimana mudahnya opensource…

Mohon maaf…
jika disalah satu cabang warnet yg kami kelola
terongok produk os berbayar…
pada bilik yang kami sebut regular
sungguh menyakitkan…
walopun cuman 10% dari komputer yg ada

namun kami masih memberikan penghargaan lebih
untuk pemakai opensource…
dengan menyebut bilik user pintar…
yaa… cuman itu yang bisa kami lakukan
demi menghargai hasil rapat bersama

sekali lagi… mohon maaf
InsyaAlloh akan keluar produk opensource
dalam rangka permohonan maaf ini

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes